Main Article Content

Abstract

Perubahan sosial adalah keniscayaan yang tak bisa ditawar. Perubahan
dimaksud merupakan variasi atas cara hidup yang telah diterima bersama, baik karena
perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan, komposisi penduduk, ideologi
maupun karena adanya penemuan-penemuan baru dalam masyarakat. Penelitian ini
menggunakan metode studi pustaka dan hasil dari penelitian ini adalah perubahan
sosial dalam konteks dakwah Nabi Muhammad Saw adalah sesuatu yang nyata dan
hasilnya bisa dilihat hingga kini. Strategi yang beliau terapkan ialah dengan cara: 1)
membangun masjid sebagai basis perjuangan dan mobilisasi umat; 2)
mempersaudarakan dua golongan besar, yaitu Muhajirin dan Anshar, untuk membentuk
soliditas umat yang berdiri di atas satu flatform yang seiman; 3) menjalin komunikasi
dengan tokoh umat Yahudi sebagai ketua dari salah satu entitas sosial di Madinah; dan
4) membuat perjanjian dengan kalangan Yahudi di Madinah yang berisi kebijakankebijakan untuk membangun stabilitas sosial kaum muslimin. Pentingnya gerakan dakwah saat ini demi terciptanya khoiru ummah adalah dengan cara melakukan
perubahan sosial seperti cara-cara yang dilakukan oleh Nabi Muhammad.

Article Details

How to Cite
Masrudi. (2019). Strategi Perubahan Sosial dalam Perspektif Dakwah . KOMUNIDA : Media Komunikasi Dan Dakwah, 9(2), 176 - 191. https://doi.org/10.35905/komunida.v9i2.1122

References

  1. 'Aasyur, Abdullatif Ahmad, 1998. al-'Asyratu al-Mubasysyaruna bi al-Jannati.
  2. Al-Jazairi, Abu Bakar Jabir, Hadzal Habib Muhammad Rasululloh Shalallahu„ Alaihi Wasallam Ya Muhib, Maktabah Tauqifiyah.
  3. Berger, Peter dan Luckman, 1990. Thomas. Tafsiran Sosial Atas Kenyataan Risalah Tentang Sosiologi Pengetahuan, Jakarta: LP3ES.
  4. Maliki, Zainuddin. 2010. Sosiologi Politik: Makna Kekuasaan dan Transformasi Politik, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  5. Soekanto, Soerjono. 2003. Sosiologi : Suatu Pengantar, Jakarta : Raja Grafindo Persada.