DIKTUM : Jurnal Syariah dan Hukum merupakan jurnal yang paling tua di STAIN Parepare, jurnal ini telah ada sejak 2003 yang konsisten terbit secara berkala dalam dua kali setahun. jurnal Diktum diterbitkan oleh Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam STAIN Parepare akan terus menerbitkan artikel-artikel dari kalangan dosen, peneliti serta masyarakat akademik lainnya, sehingga jurnal ini diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi pembacanya. JurnaL DIKTUM dengan ISSN Cetak 1693-1777 dan ISSN Online 2548-8414.

FOKUS DAN KAJIAN

DIKTUM : JURNAL SYARIAH DAN HUKUM  Jurusan Syariah sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Parepare Fokus pada kajian Studi Ilmu Syariah, Hukum Islam, dan Ekonomi Islam meliputi: Ruang Lingkup Ibadah, Hukum tentang keluarga atau hukum badan pribadi (ahkam al-ahwal al-syakhshiyyah, Hukum tentang kebendaan (al-ahkam al-madaniyyah, Hukum pidana (al-ahkam al-jinaiyayah), Hukum acara (al-ahkam al-murafa’at), Hukum ketatanegaraan (al-ahkam al-dusturiyyah), Hukum internasional (al-ahkam al-dauliyyah), dan Hukum ekonomi dan keuangan (al-ahkam al-iqtishadiyyah wa al-maliyyah).

Etika Publikasi

DIKTUM : Jurnal Syariah dan Hukum merupakan jurnal yang paling tua di STAIN Parepare, jurnal ini telah ada sejak 2003 yang konsisten terbit secara berkala dalam dua kali setahun. jurnal Diktum diterbitkan oleh Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam STAIN Parepare akan terus menerbitkan artikel-artikel dari kalangan dosen, peneliti serta masyarakat akademik lainnya, sehingga jurnal ini diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi pembacanya. JurnaL DIKTUM dengan ISSN Cetak 1693-1777 dan ISSN Online 2548-8414. Pernyataan kode etik ilmiah ini merupakan pernyataan kode etik semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi jurnal ilmiah ini yaitu pengelola, editor, mitra bestari, dan pengarang/penulis. Pernyataan kode etika publikasi ilmiah ini berdasarkan Peraturan Kepala LIPI Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kode Etika Publikasi Ilmiah, yang pada intinya Kode Etika Publikasi Ilmiah ini intinya menjunjung tiga nilai etik dalam publikasi, yaitu (i) Kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan publikasi; (ii) Keadilan, yakni memberikan hak kepengarangan kepada yang berhak sebagai pengarang/penulis; dan (iii) Kejujuran, yakni bebas dari duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme (DF2P) dalam publikasi.

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelola Jurnal

  1. Menentukan nama jurnal, lingkup keilmuan, keberkalaan, dan akreditasi apabila diperlukan.
  2. Menentukan keanggotaan dewan editor.
  3. Mendefinisikan hubungan antara penerbit, editor, mitra bestari, dan pihak lain dalam suatu kontrak.
  4. Menghargai hal-hal yang bersifat rahasia, baik untuk peneliti yang berkontribusi, pengarang/penulis, editor, maupun mitra bestari.
  5. Menerapkan norma dan ketentuan mengenai hak atas kekayaan intelektual, khususnya hak cipta.
  6. Melakukan telaah kebijakan jurnal dan menyampaikannya kepada pengarang/penulis, dewan editor, mitra bestari, dan pembaca.
  7. Membuat panduan kode berperilaku bagi editor dan mitra bestari.
  8. Mempublikasikan jurnal secara teratur.
  9. Menjamin ketersediaan sumber dana untuk keberlanjutan penerbitan jurnal.
  10. Membangun jaringan kerja sama dan pemasaran.
  11. Mempersiapkan perizinan dan aspek legalitas lainnya.

Tugas dan Tanggung Jawab Editor

  1. Mempertemukan kebutuhan pembaca dan pengarang/penulis,
  2. Mengupayakan peningkatan mutu publikasi secara berkelanjutan,
  3. Menerapkan proses untuk menjamin mutu karya tulis yang dipublikasikan,
  4. Mengedepankan kebebasan berpendapat secara objektif,
  5. Memelihara integritas rekam jejak akademik pengarang,
  6. Menyampaikan koreksi, klarifikasi, penarikan, dan permintaan maaf apabila diperlukan,
  7. Bertanggung jawab terhadap gaya dan format karya tulis, sedangkan isi dan segala pernyataan dalam karya tulis adalah tanggung jawab pengarang/penulis,
  8. Secara aktif meminta pendapat pengarang, pembaca, mitra bestari, dan anggota dewan editor untuk meningkatkan mutu publikasi,
  9. Mendorong dilakukannya penilaian terhadap jurnal apabila ada temuan,
  10. Mendukung inisiatif untuk mengurangi kesalahan penelitian dan publikasi dengan meminta pengarang melampirkan formulir Klirens Etik yang sudah disetujui oleh Komisi Klirens Etik,
  11. Mendukung inisiatif untuk mendidik peneliti tentang etika publikasi,
  12. Mengkaji efek kebijakan terbitan terhadap sikap pengarang/penulis dan mitra bestari serta memperbaikinya untuk meningkatkan tanggung jawab dan memperkecil kesalahan,
  13. Memiliki pikiran terbuka terhadap pendapat baru atau pandangan orang lain yang mungkin bertentangan dengan pendapat pribadi,
  14. Tidak mempertahankan pendapat sendiri, pengarang atau pihak ketiga yang dapat mengakibatkan keputusan tidak objektif,
  15. Mendorong pengarang/penulis, supaya dapat melakukan perbaikan karya tulis hingga layak terbit.

Tugas dan Tanggung Jawab Mitra Bestari

  1. Mendapat tugas dari editor untuk menelaah karya tulis dan menyampaikan hasil penelaahan kepada editor, sebagai bahan penentuan kelayakan suatu karya tulis untuk diterbitkan.
  2. Penelaah tidak boleh melakukan telaah atas karya tulis yang melibatkan dirinya, baik secara langsung maupun tidak 
  3. Menjaga privasi pengarang dengan tidak menyebarluaskan hasil koreksi, saran, dan rekomendasi dengan memberikan kritik, saran, masukan, dan rekomendasi
  4. Mendorong pengarang/penulis untuk melakukan perbaikan karya tulis
  5. Menelaah kembali karya tulis yang telah diperbaiki sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
  6. Karya tulis ditelaah secara tepat waktu sesuai gaya selingkung terbitan berdasarkan kaidah ilmiah (metode pengumpulan data, legalitas pengarang, kesimpulan, dan lain-lain.).

Tugas dan Tanggung Jawab Pengarang/Penulis

Tanggungjawab Penulis

         Standar Pelaporan:

Penulis yang menulis laporan penelitian harus menyajikan laporan akurat dari pekerjaan yang telah dilakukan serta membahas mengenai tujuan dari signifikansi penelitian. Data yang mendasari harus diterangkan secara akurat pada naskah laporan penelitian. Laporan penelitian harus memuat detil dan referensi yang cukup untuk memungkinkan orang lain untuk meniru pekerjaan. Laporan yang berisikan kecurangan atau kesengajaan mengenai data yang tidak akurat merupakan perilaku tidak etis dan tidak dapat diterima.

Akses Data dan Retensi:

Apabila diperlukan penulis diminta untuk memberikan data mentah yang berhubungan dengan keperluan editorial. Penulis harus siap untuk menyediakan data tersebut dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.

Orisinalitas dan Plagiasi:

Para penulis harus memastikan bahwa karya yang ditulis sepenuhnya asli dan apabila penulis menggunakan pekerjaan dan atau kalimat dari orang lain maka harus menggunakan sitasi atau dikutip dengan benar.

Penerbitan ganda atau kesamaan konten:

Seorang penulis tidak seharusnya mempublikasikan naskah yang menggambarkan intisari penelitian yang sama pada lebih dari satu jurnal atau penerbit. Mengirimkan naskah yang sama kepada lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan tidak etis dan tidak dapat diterima.

Pengakuan Sumber:

Pengakuan yang tepat atas karya orang lain harus selalu diberikan. Penulis harus mengutip publikasi atau ide yang berpengaruh dalam menentukan hakikat dari pekerjaan yang dilaporkan.

Penyusun Laporan:

Nama penulis yang dicantumkan harus dibatasi kepada mereka yang telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap konsep, desain, pelaksanaan, atau interpretasi penelitian yang dilaporkan. Semua orang yang telah berkontribusi secara signifikan harus terdaftar sebagai co-author. Pihak yang telah berpartisipasi dalam aspek-aspek substantif tertentu dari proyek penelitian harus diakui atau terdaftar sebagai kontributor. Penulis utama harus memastikan bahwa co-author yang namanya tercantum dalam laporan adalah yang benar-benar layak untuk dicantumkan, dan bahwa semua co-author telah melihat dan menyetujui versi final laporan dan telah sepakat untuk mempublikasikan laporan tersebut.

Pengungkapan dan Konflik Kepentingan:

Semua penulis harus mengungkapkan dalam naskah laporan mengenai setiap konflik keuangan atau konflik substantif kepentingan yang mungkin diperkirakan dapat mempengaruhi hasil atau interpretasi naskah laporan.

Kesalahan mendasar dalam karya yang diterbitkan:

Ketika penulis menemukan kesalahan atau ketidaktepatan yang signifikan dalam karya yang diterbitkan, penulis berkewajiban untuk segera memberitahukan kepada editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki karya tersebut.

 

PEDOMAN PENULISAN

PEDOMAN PENULISAN
1. Redaksi menerima tulisan/naskah karya ilmiah bidang hukun dari kalangan ahli, staf pengajar universitas, dan dari Kalangan Umum
2. Jurnal Diktum dapat menerima naskah-naskah karya ilmiah yang berupa:
 Hasil Penelitian yang asli
 Kajian Pustaka yang mempunyai kontribusi yang baru bagi pengembangan hukum
 Komentar/kritik tentang naskah yang pernah dimuat oleh jurnal atau majalah ilmiah lainnya
3. Naskah yang dikirim ke Redaksi Jurnal Diktum akan di-review terlebih dahulu oleh Dewan Redaksi atau Pakar-pakar (Referees) di bidangnya. Keputusan diterima atau tidak diterimanya suatu artikel merupakan hak dari Dewan Redaksi berdasarkan saran-saran dari Reviewer
4. Proses review akan dilaksanakan oleh Dewan Redaksi sehingga untuk kelancaran transfer file sebaiknya lewat e-mail agar lebih cepat dan korespondensi akan ditujukan kepada alamat penulis pertama atau Corresponding Author (setiap artikel harus ditandai siapa yang menjadi Penulis Penanggungjawabnya). Penulis harus segera memperbaiki artikel sesuai petunjuk Referees dan petunjuk penulisan jurnal dan dikirimkan kembali dengan segera.
5. Artikel yang ditulis harus sesuai format yang ditentukan dan harus mengandung komponen-komponen berikut (sesuai urutan):
 Judul, Nama Penulis, Abstrak (dalam bahasa Inggris yang baik dan benar), dan Kata Kunci.
 Pendahuluan
 Bahan dan Metodologi Penelitian
 Hasil dan Pembahasan
 Kesimpulan
 Ucapan terima kasih (jika ada)
 Daftar Pustaka
6. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, atau Bahasa Inggris. Naskah berisi maksimum 15 halaman kuarto (81/2 x 11) termasuk gambar dan tabel, dikirimkan melalui OJS DIKTUM. Masa penerimaan naskah, bulan Agustus s.d. Nopember untuk edisi Januari, dan bulan Februari s.d. Mei untuk edisi Juli.
7. Artikel harus ditulis pada kertas ukuran kuarto (81/2 x 11) dan dengan format margin kiri 25 mm, margin kanan 20 mm, margin bawah 20 mm dan margin atas 33 mm, serta harus diketik dengan jenis huruf Times New Roman dengan font 11 pt (kecuali judul), satu spasi dan dalam format dua kolom (kecuali judul, nama penulis, abstrak dan kata kunci dalam format satu kolom) yang terpisah sejauh 10 mm
8. Sub judul ditulis dengan huruf tebal dengan format Title Case dan disusun rata kiri tanpa nomor dan garis bawah. Sub sub judul ditulis dengan huruf tebal dengan format Sentence Case dan disusun rata kiri tanpa nomor dan garis bawah. Gambar diletakkan di dalam kelompok teks dan diberi keterangan Gambar dan nomor diikuti dengan judul gambar yang diletakkan di bawah gambar yang bersangkutan. Demikian juga untuk tabel tetapi diletakkan di atas tabel yang bersangkutan. Gambar harus dijamin dapat tercetak dengan jelas, sedangkan teks yang ada di dalam. Gambar atau diagram/skema sebaiknya diletakkan sesuai kolom diantara kelompok teks atau jika terlalu besar diletakkan di bagian tengah halaman
196
9. Judul artikel (ukuran huruf 12 pt Times New Roman) dibuat sesingkat mungkin dan jelas,
menunjukkan
dengan tepat masalah yang hendak dikemukakan, tidak memberi peluang
penafsiran yang beraneka ragam, ditulis seluruhnya dengan huruf kapital secara simetris.
10. Nama Penulis ditulis di bawah Judul Artikel tanpa disertai gelar akademik dan tidak diawali
dengan kata “oleh”. Apabila Penulis lebih dari satu orang, nama-nama ditulis pada satu baris
dipisahkan oleh koma. Nama Instansi ditulis di catatan kaki halaman pertama makalah, yang
diawali tanda/simbol sesuai dengan urutan nama-nama penulis.
11. Abstrak (dalam bahasa Inggris yang baik dan benar) harus memuat inti permasalahan yang
akan dikemukakan, metode pemecahannya, dan hasil-hasil yang diperoleh serta kesimpulan,
dan tidak lebih dari 200 kata, satu spasi dengan ukuran huruf 11 pt.
12. Kata-kata atau istilah asing digunakan huruf miring (Italic). Paragraf baru dimulai pada ketikan
keenam dari batas kiri, sedangkan antar paragraf tidak diberi spasi antara. Semua bilangan
ditulis dengan angka, kecuali pada awal kalimat. Tabel dan gambar harus diberi keterangan
yang jelas.
13. Setiap persamaan (Equation) ditulis rata tengah dan diberi nomor yang ditulis di dalam kurung
dan nomor tersebut ditempatkan di akhir margin kanan dari kolomnya. Persamaan harus
dituliskan menggunakan Equation Editor dalam MS Word.

 

 KEBIJAKAN AKSES TERBUKA

DIKTUM : JURNAL SYARIAH DAN HUKUM merupakan jurnal yang dapat diakses secara terbuka (gratis) oleh siapapun, baik untuk didownload, dibaca, diprint dan lain sebagainya, selama tidak disalah gunakan. 

POSES REVIEW

DIKTUM : JURNAL SYARIAH DAN HUKUM telah diterbitkan sejak 2003, sebanyak dua kali dalam setahun dalam kajian ilmu syariah dan hukum Islam, proses review dilakukan oleh ahli pada bidangnya yang dilakukan oleh dua reviewer sebelum dilakukan publikasi.

 

ANTI PLAGIAT

DIKTUM : JURNAL SYARIAH DAN HUKUM menggunakan  http://www.turnitin.com/ untuk memeriksa keaslian astikel sebelum dipublikasi

BIAYA PUBLIKASI

DIKTUM : JURNAL SYARIAH DAN HUKUM tidak memungut biaya dari proses penerbitan artikel jurnal.

Creative Commons Licensing

https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/